Milist Leideners 17 Jan 07
Aku respek ama TI dalam beberapa karyanya. Aku setuju
ada bagian dia melihat pornografi dengan perspektif
global. Aku sebagai manusia dan orang tua juga
terganggu dengan pornografi, karena aku ingin anak
biologis dan anak-anak ideologis (ku,kami,kita) jangan
sampai mengorbankan dan dikorbankan oleh proses
ahumanis ini.
Tapi ketika TI menyampur adukkan seksualitas dengan
pornografi, otonomi adalah arogansi,liberasi adalah
keliaran, melihat buah daripada akar, moralisme
victorian jadi kacamata, stempel sana-sini... Aku
sangat terganggu sekali...aku faham, dia sakit dengan
negeri ini, tapi sebagian perspektifnya juga bikin
sakit banyak pihak..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar