Jalan Bersama Ke Batikan: sejak 1981-1988 kami saling menjadi kawan,orang tua,perawat,pengasuh...kami tumbuh bersama melalui masa remaja kami. 20 tahun centang perentang bertebar tak berkabar, akhirnya oleh semangat beberapa gelintir kami (4 berjejer didepan yang cantik-cantik Fatra,Lily,Misri dan Nuri) plus Alfan,Adi Umar dan Rudi terkumpul juga antara 70-120-an alumni.Kakak-adik kelas juga luar biasa bantu.Aku bertanggung jawab untuk handle acara (disela thesisku) kucoba konsep dan diskusikan disain acara yang partisipatif, spontan, sederhana, kreatif dan dalam. Semua diramu bersama via email....Akhirnya, Pabelan..kami kembali...
Makan ala santri dan tukar kenangan: "Tahu berenang". Itulah santapan pagi kami selama 7 tahun. Reuni juga salah satu nostalgia lidah. Kami menikmati apa yang kami santap dulu. Di kantin yang sama, didapur yang sama,dengan makanan sama, bahkan kami kreasi reuni ini, juga membawa makanan yang dimasakkan orang tua kami waktu kami nyantri. Berjajar ada karib Nina MuĂdah,Ida Munawaroh, Fatra, Ambar, Neni, Yoyok, dll. Kami melingkar dan bercengkerama ringan dan hangat... saling tukar kenangan juga. Aku dapat cendera mata kain batik dari sobat Cilacap, oleh-oleh khusus kain saserangan dari sobatku Kalimantan yang diberikan secara cepat pekewuh yang lain lihat barangkali, ada kaos reuni, dapat juga kado ultah liontin emas ka'bah dari sobat yang selalu meng-emaskan aku. Pulang aku bawa kwaci, dodol durian dari kawan Riau... Aku bawa benda kecil-kecil dari Eropa untuk karib-karibku terutama yang berjibaku dalam reuni ini. Ada juga yang aku susulkan via paket..Moga-moga mereka suka.
Fun Gathering: Reuni juga buang lelah, kami kembali menjadi anak-anak bersama dengan anak-anak kami. Bermain lomba balapan sarung, lempar kantung air dan tiup balon. Kami tertawa lepas segar dan ceria. Anak-anak juga menikmati.
Tahlil untuk kyai dan para sahabat: Sesudah maghrib, kami menenangkan jiwa kembali, menyempatkan waktu melingkar untuk melakukan tahlil bersama untuk kyai-ibu dan karib-karib kami yang tiada: Ernawati PW, Nur Fauzan, Agus Chaidir, dll. Biar berbeda dunia, mereka juga harus menjadi bagian yang diingat dan dihadirkan dalam reuni kami.
Malam apresiasi seni: Tua tapi ceria..kami sempat bernyanyi bersama,naik panggung dan unjuk suara emas kami, mengenang masa keemasan dimana kami sering menyabet juara lomba vocal group...mewakili angera tercinta... 15 rangkaian acara dari kakak adik santri dan anak-anak: Band, puisi, solo music, acapella/vocal group, marching band,tari bali...sangat menghibur! spontan tapi sedap.
Tidur ala santri: Kami tutup malam dengan tidur bersama, lesehan, persis seperti kami nyantri. Kami hantarkan malam dengan berbisik-bisik dengan karib, bercerita apa yang kami resahkan dan apa yang kami senangkan...selamat malam Pabelan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar