Bakti Santri tanam pohon: Kami memulai ide dengan sebuah diskusi panjang bahwa kami ingin pondok tambah hijau (walaupun sekarang sudah hijau dan pondok kami pernah dapat penghargaan Kalpataru). Kami para alumni sangat concern dengan global warming juga, jadi bagian dari acara reuni adalah membawa kembali misi hijau kami. Ini ibu Ulfah seangkatan kami (angera) yang sekarang memangku pesantren, menjadi istri kyai muda ustaz Najib Amien.
Bakti Santri Mengecat Pondok: Secara simbolik KH Najib Amien memulai mengecat kantin dan diikuti oleh segenap alumni lain sambil menembang riang lagu-lagu nostalgic kami (dari Jawa Sumatra Sunda, Pak Gendut, dll).
Sumbangan buku untuk memintarkan adik santri: Salah satu kenangan yang kami sumbangkan untuk pesantren adalah mengikatkan alumni untuk menyumbang buku-buku ke pesantren, minimal satu orang 2 buah. Alhamdulillah, banyak juga yang membawa puluhan. Kami ingin buku-buku ini bisa memintarkan adik-adik kami, agar perpustakaan menjadi lebih mengasikkan mereka.
Kenangan Panggung: Sekedar kenangan kecil lagi, sebuah panggung juga kami serahkan untuk pesantren kami, agar pesantren semakin mudah untuk menggelarkan panggung santrinya untuk semakin kreatif...good bye Pabelan, we will back soon!!
Bincang santai ttg perkembangan pondok dan peran alumni: Kemasan acara ini kami bikin se relax mungkin, dibawah pohon dan mengalir dengan natural. Bakat dan hasrat untuk berekspresi apapun bebas. Disini kami tahu bahwa adik-adik santri berprestasi, kami tahu pesantren menggeliat, kami tahu mereka yang sudah jadi harus berbakti.
Tindak lanjut & Salam Penutup: Sambil tetap di lingkaran kami mengakhiri reuni 3 hari ini, dengan bergandeng dan berrefleksi..kami ingin tetap berbakti dalam tafsir diri-diri kami. Pabelan...adamu bikin kami ada...wassalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar