Posting di Milist Leideners, 19 Sept 07
Tapi akhir-akhir ini USD di Indo kok msh tinggi ya?
Ngomong-ngomong soal orang Amrik nggak satu wajah dan
satu kaki..ya pasti!! Paling nggak keheranan
personalku:
1. Rupanya Israel immigran (yang datng ke Amrik) dan
Israel Amrik (yang sudah berwarga negara/lahir dan
bertumbuh di situ), pada saling sinis. Mereka saling
blame bahwa kekacauan di Israel karena kerjaan org2
Israel Amrik ini.
2. Saat negara lagi mau nggempur negara lain untuk
minyak, bisa-bisanya orang bangga pakai mobil SUV yang
haus minyak itu. Atau sebelnya flyer ttg kursus nyetir
dimana-mana dengan bahasa:"" Ngapain capek-capek
nunggu bus umum kalau pakai mobil pribadi lebih
nyaman?? Gila banget!! Tidak sensitif dan arogan.
Padahal saat salju setebal lutut, komunitas anti
perang berjuang banget nyuarakan "No war". Yang aku
terharu, ada banyak orang-orang diffable duduk dikursi
roda sambil bawa tulisan no war yang ditulis dengan
tangan samar (karena tangannya mungkin tremor), ada
yang nulis ala kadarnya di atas karton pizza tapi
diacungkan tinggi-tinggi sambil jalan terengah-engah,
ada yang bawa anjing berbaju no war, dan banyak
orang-orang sepuh yang jalan aja dituntun untuk
mengungkapkan kemarahan mereka thd Bush.
- Di Amriklah, aku baru sadar bahwa aku tu orang Islam
to..aku tu orang Asia to.....karena beberapa kali
"dibedakan" (untuk memperhalus kata didiskriminasi
yang sebenernya nggak terbayang dialami sendiri), dan
itu terjadi di negeri yang seakan tempat lahirnya HAM,
yang seakan kaya bagi-bagi uang kenegeri miskin untuk
penegakan HAM itu..
- Gemes sama Amrik gak selalu otomatis sebel sama
warganyalah. ..secara individual sebagai tetangga,
sebagai teman..mereka sangat hangat, penolong dan
respek. Dan yang kasihan mereka kalau traveling, ada
yang takut atau malu memperkenalkan diri sebagai orang
states. Kasihan ya..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar